Cara Setting Fingerprint Untuk Sistem Absensi Kantor dan Kampus - Saat ini cara absensi perusahaan, kantor maupun kampus atau sekolahan sudah semakin canggih, salah satunya menggunakan system fingerprint. Fingerprint atau alat sensor sidik jari ini memiliki banyak keunggulan. Alat ini mampu mengenali sidik jari setiap anggota yang tercatat di dalam memorinya. Hal ini tentu saja penting untuk menjaga kecurangan. Dibandingkan system absen dengan mengisi daftar hadir dan tandatangan yang tak praktis lagi. Tapi bagaimana sih cara setting fingerprint? Apalagi jika kita belum familiar dengan alat tersebut.



Langkah demi Langkah Cara Setting Fingerprint Cepat dan Praktis

Cara kerja fingerprint adalah mesin sensor sidik jari yang merupakan alat absensi otomatis. Bentuk alat ini bervariasi, namun rata-rata berbentuk mungil dan tertempel di tembok dekat pintu masuk. Merek mesin fingerprint sendiri ada bermacam-macam. Namun secara keseluruhan memerlukan cara setting fingerprint yang sama saja satu dengan lainnya. Sebelum Anda menyetting fingerprint tersebut, terlebih dahulu pastikan semua karyawan atau mahasiswa telah terdaftar di mesin tersebut.

Cara pendaftaran setiap orang tentunya dengan masuk di daftar ID baru. Caranya dengan memilih menu, lalu masuk ke user manage dan klik OK. Selanjutnya pilih enroll user, lalu enroll FP. Masukan nomor enroll sesuai daftar yang telah Anda buat. Jumlah angka enroll biasanya sebesar 5 digit. Kemudian daftarkan jari, jika sudah sukses selama 3 kali berurutan maka klik save. Kemudian jika sudah selesai klik ESC. Lakukan hingga semua anggota atau karyawan terdaftar seluruhnya. Kemudian cek apakah nama karyawan telah sesuai dengan ID. Jika sudah, lakukan langkah cara setting fingerprint dibawah ini:

1. Pada panel berisi pengaturan dasar, aturlah nama-nama divisi atau departemen jika ada. Buat system absensi sesuai kebutuhan perusahaan atau kantor Anda. Atur juga waktunya apakah dua kali absensi perhari (pagi dan sore) atau sesuai kebutuhan. Anda juga bisa melengkapi dengan data pegawai. Jangan lupa, setiap melakukan cara pengaturan fingerprint selalu klik save agar data Anda tersimpan.

2. Cara setting fingerprint aktifkan seluruh sidik jari karyawan atau anggota sebagai sidik jari yang akan disimpan ke dalam memori mesin fingerprint. Jika semua sudah tersimpan, lakukan konfirmasi untuk mengaktifkan mesin. Biasanya mesin akan meminta konfirmasi sidik jari Anda sebanyak tiga kali. Setelah lakukan percobaan absensi kepada beberapa pegawai. Jika semua sudah benar dan nomor ID juga sesuai, Anda bisa menggunakan mesin tersebut.

Cara setting fingerprint mudah bukan? Jangan lupa, ada beberapa hal yang harus Anda cek sebelum menggunakan atau mensetting mesin fingerprint tersebut. Yaitu, memastikan bahwa mesin fingerprint dapat tersambung atau terhubung dengan baik pada laptop atau computer. Menggunakan mesin fingerprint tentunya akan mempermudah kerja-kerja pengabsenan, termasuk untuk mengatur apabila diperlukan sanksi keterlambatan dan ketidakhadiran pegawai.